Adhie Massardi: Jika Big Data tak Divonis 'Hoax' Bahaya Laten Penundaan Pemilu Akan Terus Ada
Adhie M Massardi, koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) - Foto: Sindonews Jalurdua.com - Jakarta | Selama aparat kepolisian belum bersikap soal laporan dugaan hoax big data d...
JALURDUA Adhie M Massardi, koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) - Foto: Sindonews
Jakarta | Selama aparat kepolisian belum bersikap soal laporan dugaan hoax big data dituntaskan, maka
Bahaya laten penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo tidak akan hilang.
Pernyataan itu disampaikan oleh Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M. Massardi menanggapi acara Rakernas V Relawan Pro Jokowi (Projo) yang dihadiri Presiden Jokowi di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Ngargogondo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 23/5/2022.
"Apa yang ter-counter dari acara Projo itu kan sudah sesuai seperti yang pernah saya sampaikan, bahwa penundaan pemilu dan perpanjangan periode merupakan bahaya laten," ujar Adhie, mengutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/5).
Karena yang menjadi persoalannya, menurut Adhie, klaim big data sebagai dasar kemunculan gagasan penundaan pemilu dan perpanjangan tiga periode masih dianggap "shahih".
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Hasil Autopsi Penembakan Kajang Bulukumba: Luka Lebam Benda Tumpul, Keluarga Tun...
- Polisi Bulukumba Tangkap Pelaku Curanmor dalam Waktu Singkat: Kronologi dan Peng...
- 29 Tersangka Dibekuk, Polda Sulsel Bongkar Dalang Pembakaran DPRD Sulsel dan Mak...
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania