Adhie Massardi: Jika Big Data tak Divonis 'Hoax' Bahaya Laten Penundaan Pemilu Akan Terus Ada
Adhie M Massardi, koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) - Foto: Sindonews Jalurdua.com - Jakarta | Selama aparat kepolisian belum bersikap soal laporan dugaan hoax big data d...
"Sejauh ini belum dinyatakan sebagai hoax oleh aparat berwajib. Sehingga sebagai basis gagasan, dia akan tetap berlaku," kata Adhie.
Padahal menurut Adhie, banyak pendapat dari para akademisi, ahli, pakar, dan masyarakat menyatakan bahwa data dukungan atas perpanjangan periode abal-abal.
"Tetapi orang-orang di seputar Presiden Jokowi itu meyakini data itu benar. Karena belum ada yang memberikan penjelasan bahwa itu abal-abal, meskipun para ahli sudah menyatakan itu," terang Adhie.
Sepanjang big data tidak dinyatakan hoax, Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini menilai gagasan perpanjangan tiga periode dan penundaan pemilu akan tetap berjalan.
"Bahwa kemudian ada jadwal pemilu yang kemarin ditetapkan, itu kan jadwal pemilu, jadwal yang bisa bergeser kapan saja. Jadwal kawin saja bisa berubah," kritik Adhie.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Hasil Autopsi Penembakan Kajang Bulukumba: Luka Lebam Benda Tumpul, Keluarga Tun...
- Polisi Bulukumba Tangkap Pelaku Curanmor dalam Waktu Singkat: Kronologi dan Peng...
- 29 Tersangka Dibekuk, Polda Sulsel Bongkar Dalang Pembakaran DPRD Sulsel dan Mak...
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania